:: Selamat Datang Di Laman Resmi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh :: Pimpinan dan Civitas Akademika Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Siap Mewujudkan Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) ::Silahkan Anda Mengunjungi Laman https://infopmb.ppnp.ac.id/ Untuk Melihat Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 ::
  1. V I S I
  2. M I S I
  3. MILESTRONES
  4. PRODI - DIII
  5. PRODI - DIV

Laman Sistem Informasi  

   
   
   

 

 

Dalam rangkaian tahapan penyelenggaraan pemilihan Direktur Periode 2022-2026, enam orang bakal calon (balon) Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani) memaparkan Visi Misi dan Program Kerja di depan anggota Senat, yang juga dihadiri oleh civitas akademika, bertempat di Ruang Sidang III Kampus Hijau Politani, Selasa (19/4).  Ke enam balon Direktur tersebut adalah: Aflizar, SP, MP, Ph.D;  Ir. John Nefri, M.Si;  Ir. Harmailis, M.Si;  Ir. Darmansyah, MP ; Dr. Edi Syafri, ST MP. ; dan Ir. Sentot Wahono, M.Si.

 

Ir. Deni Sorel. M.Si sebagai Ketua Senat saat membuka Rapat Terbuka Senat Politani, menyampaikan bahwa pemaparan visi misi dan program kerja balon merupakan rangkaian kegiatan pemilihan Direktur Politani Negeri Payakumbuh, sebagai penerus Direktur saat ini Ir. Elvin Hasman, MP yang akan berakhir masa jabatan 13 Agustus 2022 mendatang. Selanjutnya Deni Sorel menambahkan bahwa setelah kegiatan penyampaian visi misi dan program kerja, senat akan melanjutkan penyaringan 6 (enam) balon Direktur menjadi 3 (tiga) calon yang akan dilakukan melalui rapat tertutup pada sore ini jam 16.00 WIB.

 

Pildir1.jpg - 648.44 kB

 

Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, kembali melaksanakan pemilihan Direktur untuk masa jabatan 2022 s/d 2026. Kegiatan pemilihan “nahkoda” baru tersebut dilaksanakan secara periodik empat tahunan. Sejak berdiri pada tahun 1989, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh semula bernama Politeknik Pertanian Universitas Andalas, dan telah 7 (tujuh) kali mengalami penggantian Direktur. Pada tahun 2022 ini akan dilaksanakan Pemilihan Direktur periode 2022-2026, sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Ir. Elvin Hasman, MP selaku Direktur periode 2018-2022 pada tanggal 13 Agustus 2022 nanti. 

 

Senat Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh telah mulai bergerak dan berbenah, di awal tahun 2022 telah melakukan berbagai langkah persiapan-persiapan antara lain penyusunan Peraturan Senat tentang Tata Cara Pemilihan serta pembentukan Panitia.  Sampai berita ini dibuat Panitia yang diketuai oleh Hidayat Raflis, SP, M.Si sudah melakukan berbagai persiapan antara lain sosialisasi baik secara internal maupun eksternal.  Panitia kemudian menginventarisir nama-nama dosen Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang eligible atau memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai Direktur.  Disamping itu juga dibuka kesempatan kepada pihak di luar kampus untuk ikut mencalonkan diri sesuai persyaratan yang ditetapkan.

 

Untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja serta untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, terampil, profesional serta memiliki kemampuan manajerial yang handal dibidang pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi bidang vokasi, terus berupaya melakukan berbagai macam terobosan melalui berbagai program dan kebijakan, salah satunya adalah adalah program upgrading D.III menjadi Sarjana Terapan atau D.IV

 

Dua Program Diploma III Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh naik “kelas” atau level menjadi Program Sarjana Terapan atau lazim disebut D.IV, berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud Ristek No. 38/D/OT/2022 Taggal 4 Maret 2022, Kedua program studi tersebut yakni Budi Daya Tanaman Pangan berubah nama menjadi Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP) dan dan Budi Daya Ternak menjadi Teknologi Produkti Ternak (TPT) Program Sarjana Terapan.

 

Menurut Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset dan Teknologi, melalui Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, Ph.D “upgrading dari D.III menjadi D.IV adalah salah satu regulasi yang win-win, yakni semua dimenangkan, baik pihak industri, lulusan perguruan tinggi, dan kampus. Misalnya industri, akan mendapatkan banyak SDM yang kompeten karena turut dilibatkan pada proses upgrade ini. Sedangkan win untuk para lulusan perguruan tinggi akan menjadi lebih kompeten dan sesuai kebutuhan industri. Sehingga, mereka akan mendapat penghargaan serta karir yang lebik baik karena lulusan D4 sudah setara dengan S1”.

 

Wakil Direktur I Politani Negeri Payakumbuh Harmailis, saat memberikan keterangan menyampaikan bahwa “upgrading” program studi D.III menjadi Sarjana Terapan memang sudah menjadi keinginan semua pihak, mahasiswa, prodi/dosen, pimpinan serta sudah mendapatkan masukan dan dukungan dari Industri dan dunia kerja. Kegiatan dimulai dengan ikut program hibah kompetisi Pengembangan Sarjana Terapan Berbasis Industri (PSTBI) pada tahun 2021 dari Kemdikbud”. Seluruh komponen terkait bekerja dan berbenah melakukan berbagai kegiatan demi menyukseskan keinginan ini di antaranya: menyusun kurikulum bersama mitra industri, melaksanakan pelatihan untuk dosen dan pranata laboratorium pendidikan serta melengkapi fasilitas PBM.

 

Lebih lanjut, Harmailis menambahkan bahwa dengan program naik “kelas” atau level menjadi Program Sarjana Terapan, otomatis kedua Prodi: Teknologi Produksi Tanaman Pangan (TPTP) dan Teknologi Produkti Ternak, untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2022 ini kedua Program Studi ini, Alhamdulillah juga sudah difasilitasi oleh LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) untuk mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Mudah-mudahan program upgrading D.III menjadi Sarjana Terapan ini akan meningkatkan peminat dan pelamar Politani Negeri Payakumbuh, ucap Harmailis.

Subcategories

   

PENGUNJUNG  

1103663
Hari Ini
Kemaren
Minggu Ini
Minggu Kemaren
Bulan Ini
Bulan Kemaren
Total Pengunjung
3007
5427
9915
1076645
17298
88195
1103663

Your IP: 172.16.60.254
2023-02-07 13:02
   
   
© POLITANI PAYAKUMBUH