:: Selamat Datang Di Laman Resmi Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh :: Pimpinan dan Civitas Akademika Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Siap Mewujudkan Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) ::Silahkan Anda Mengunjungi Laman https://infopmb.ppnp.ac.id/ Untuk Melihat Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 ::
  1. V I S I
  2. M I S I
  3. MILESTRONES
  4. PRODI - DIII
  5. PRODI - DIV

Laman Sistem Informasi  

   
   
   

 

Hari ini Minggu, 30 September 2018, sebamyak 98 orang mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh mengikuti acara Pelatihan Penulisan Proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di Ruang Sidang 3, Kampus Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh..

Menurut ketua Pelaksana, bpk Ulva Mohtar, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam rangka peningkatan jumlah proposal yang bisa didanai dan tentu saja ini akan meningkatkan juga peringkat kampus Politani.. Dalam sambutannya wadir 3 PPNP bapak Irwan A  juga mengatakan, klu tahun 2018 PPNP meloloskan proposal yang didanai sebanyak 6 judul, maka harapannya dengan pelatihan ini, tahun 2019 PPNP bisa meloloskan minimal 10 proposal, dan diaminkan oleh seluruh peserta.

Yang menjadi narasumber dari pelatihan ini adalah dua orang reviewer nasional bapak Surfa Yondri, yang juga Direktur Politeknik Negeri Padang, dan ibuk Yun Sondang Silitonga dari Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Diantara kiat kiat yg dirangkum oleh narasumber melalui diskusi dgn peserta, sebuah proposal yang baik itu adalah proposal yang kreatif, yang mempunyai tujuan yang jelas, proposal yang ilmiah, proposal dgn bahasa bahasa aplikatif, proposal yang sesuai dengan teknik penulisan yang sesuai panduan, proposal dengan tujuan yang jelas, dll. Selanjutnya disampaikan oleh narasumber, semua itu betul, tapi hanya sebagai pelengkap, tetapi yang lebih utama itu adalah "proposal yang dipahami dan menarik perhatian reviewer".

Nah, semoga melalui pelatihan ini, para mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan tentang kiat kiat agar dalam penulisan proposal bisa lolos dan didanai....

Ini beberapa momen kegiatan pelatihan ini.

 

 

 

1.jpeg - 84.75 kB

 

Unit Kegiatan Mahasiswa, Koperasi Mahasiswa, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani Payakumbuh), Minggu/22 November 2020 mengadakan kegiatan Pelatihan Perkoperasian dan Training Cadre Organizatin (TOC). Kegiatan ini merupakan suatu program kerja dari bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM).

 

Dalam kegiatan Pelatihan Perkoperasian dan TCO ini berkaitan mengenai untuk membangun jiwa wirausaha pada Mahasiswa. Acara yang bertempat di Ruang Theater, Gedung Kuliah Kampus Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, kegiatan ini mengusung tema “Bersama Koperasi Mahasiswa, Lahirkan Wirausaha Muda”. Dengan mengundang 3 narasumber yaitu:

1. Husnul Fikri Novel merupakan Area Vice President Genpro Sumatera Barat dan Korwil Ikosindo Sumatera Barat, dengan topic materi “Peran Koperasi Mahasiswa dalam Mewujudkan Wirausaha Muda”.

2. Mega Amelia Putri, SP, M.Si merupakan Staff Pengajar Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dan Pembimbing Koperasi Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, dengan topic materi “Eksistensi Koperasi Mahasiswa, Bergerak dan Wujudkan Perubahan”.

3. Nurmasdi, M., S.Ag merupakan Pllt. Kabid Kelembagaan dan Pengawas Koperasi, Dinas Perdagkopukum 50 Kota, dengan topic materi “Merintis Bisnis Bersama Koperasi”.

4.jpeg - 182.73 kB

 

Sebagai lembaga pendidikan tinggi bidang vokasi, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, dituntut untuk untuk menghasilkan tenaga yang terampil, profesional serta memiliki kemampuan manajerial yang handal khususnya pada bidang pertanian. Hal tersebut selaras dengan Undang-undang Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

 

Salah satu kegiatan untuk mendukung hal tersebut adalah “Pengalaman Kerja Praktek Mahasiswa (PKPM)”, oleh beberapa Perguruan Tinggi dan Lembaga pendidikan lainnya disebut dengan magang. PKPM (Student Practical Industrial Experience) adalah bagian dari kegiatan akademik yang terkait dengan proses belajar mengajar berdasarkan kepada pengalaman di luar dari sistem proses belajar mengajar tatap muka, atau merupakan wadah untuk memperoleh pengetahuan yang tidak semata-mata bersifat “Psikomotor”,yang dikhususkan kepada “Skill” meliputi keterampilan fisik, intelektual, manajerial, dan sosial. Keterampilan fisik diarahkan untuk keterampilan praktis di lapangan untuk menambah wawasan bidang pertanian umumnya, sesuai dengan  bidang atau minat mahasiswa di Program Studi masing-masing. Pelaksanaan PKPM tersebut dilaksanakan umumnya di semester genap untuk Program Diploma III dan Sarjana Terapan, yaitu semester 6 (D.III) dan 8 (Sarjana Terapan) dan dapat juga di semester ganjil, sesuai kurikulum masing-masing Program Studi.

 

 

 

5.jpeg - 220.59 kB 3.jpeg - 208.26 kB

 

Untuk pembekalan mahasiswa pada kegiatan PKPM semester genap Tahun Akademik 2021/2022, dilaksanakan “coaching” yang dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Ir. Elvin Hasman, MP, Rabu (2/3) di Gedung Serbaguna Politani. “PKPM adalah sebagai pembekalan bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan di Politani, sehingga dapat merasakan kondisi yang nyata di perusahaan, instansi pemerintah dan dunia kerja secara umumnya. Persiapan diri saudara baik fisik dan mental, serta tetap menjaga nama baik Politani Negeri Payakumbuh tengah-tengah masyarakat, saudara adalah duta Institusi” ucap Elvin Hasman, dalam sambutannya.

 

Wakil Direktur I Bidang Akademik, Ir. Harmailis, M.Si, saat memberikan materi pembekalan PKPM menekan kepada seluruh peserta PKPM untuk memperhatikan etika, sopan santun serta arif dan bijak terhadap adat serta kebiasaan di lokasi masing-masing. Pepatah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” harus diterapkan. Artinya kita harus bisa meyesuaikan diri. Pesan lain yang disampaikan Harmailis tentang hal-hal yang harus jadi perhatian oleh peserta PKPM atau magang, diantaranya: disiplin, tata tertib, serta bijak berkomunikasi dan “bermedia social” Diharapkan pelaksanan PKPM tahun 2022 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar”.

 

Toni Malvin, S.Pt, MP sebagai Ketua Pelaksana PKPM tahun 2022, melaporkan jumlah peserta PKPM semester Genap TA 2021/2022 sebanyak 333 mahasiswa yang berasal dari 7 Program Studi. Peserta PKPM tersebut tersebar di 81 lokasi meliputi Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung dan beberapa provinsi di pulau Jawa, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Lebih lanjut Toni Malvin menjelaskan bahwa untuk antisipasi penyebaran Covid-19 sebagian besar instansi mapun perusahaan lokasi PKPM mewajibkan mahasiswa sebelum memasuki lokasi PKPM sudah vaksin Covid1-19 dan hasil negative RT-PCR atau negative rapid Antigen.

   

 Tanjung Pati, Maret 2022

Kh.Israr/M.Ridwan

 

Kegiatan perlombaan AITeC-IV tahun 2022 sudah dimulai dilaksanakan Jumat (24/6). Untuk kegiatan babak penyisihan dilakukan secara daring – online, sehingga seluruh peserta yang mendaftar dapat di akomodir. AITeC atau Agricultural Innovation Technology Competition merupakan Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian dan Kontes Vokasi Bidang Pertanian, yang diperuntukan bagi mahasiswa tingkat nasional. Jadi kompetisi ini diselenggarakan dalam 2 (dua) kategori yakni: Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian (Agricultural Innovation Technology Competition), dan Kontes Vokasi Bidang Pertanian (Agricultural Vocation Skill Contest). Pada AITeC IV tahun 2022 ini, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani) ditunjuk sebagai penyelenggara oleh Forum Direktur Politeknik Negeri Seluruh Indonesia (FDPNI)

 

Berdasarkan data panitia AITec-IV tahun 2022 untuk Kontes Vokasi Bidang Pertanian ada 11 (sebelas) cabang perlombaan yaitu: teknik okulasi tanaman, teknik proses fillet ikan, teknik proses karkas ayam, desain alat dan mesin (Alsin) pertanian dengan Autocad, teknik pembuatan bakso ikan, teknik pengambilan sampel darah ayam, sortasi biji kopi, penyuluhan pertanian, handling ternak, dan survey pemetaan lahan. Dari ke 11 cabang perlombaan tersebut jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 325 orang peserta utusan 20 Politeknik Negeri, 1 Sekolah Vokasi dan 1 Akademi Komunitas Negeri. Sedangkan untuk Kompetisi Inovasi Teknologi Bidang Pertanian diikuti oleh 100 mahasiswa yang tergabung dalam 29 kelompok/grup yang berasal dari 7 (tujuh) Perguruan Tinggi Vokasi.

 

 

 

(Tanjung Pati)  Sebanyak 630 mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani) mengikuti Diklat Kedisiplinan dan Bela Negara pada Rabu (22/6) hingga Sabtu (25/6) di Secata B Padang Panjang. Peserta diklat tersebut merupakan mahasiswa Angkatan tahun 2021 yang berasal 14 Program Studi D.3 dan Sarjana Terapan. Dari 630 tersebut 290 mahasiswa laki-laki dan 340 mahasiswa perempuan.

 

Diklat Kedisiplinan dan Bela Negara diadakan atas Kerjasama Politani Payakumbuh dengan Secata B Padang Panjang yang bertujuan untuk melatih dan meningkatkan mental, fisik serta disiplin dalam rangka membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa sehingga mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa memilki karakter yang kuat dan mampu bersaing di era industry 4.0.

 

Subcategories

   

PENGUNJUNG  

888825
Hari Ini
Kemaren
Minggu Ini
Minggu Kemaren
Bulan Ini
Bulan Kemaren
Total Pengunjung
3145
2640
5785
862044
77161
92290
888825

Your IP: 172.16.60.254
2022-11-28 15:51
   
   
© POLITANI PAYAKUMBUH